Merauke - Pelaksanaan pameran bursa kerja atau jobfair di lapangan Kantor Bupati Merauke selama tiga hari diharapkan akan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Data terakhir di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Merauke, mencatat sekitar 3.000 masyarakat Merauke tidak bekerja alias masih pengangguran.
Guna memudahkan para pencari kerja mendapatkan lowongan pekerjaan, Pemkab Merauke mengadakan jobfair yang dikemas dalam pelaksanaan semarak hari pendidikan nasional tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama dinas terkait dan mitra pembangunan terutama perusahaan penyediaan lapangan kerja.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Merauke, Kleopas Ndiken mengharapkan kesempatan ini juga perusahaan atau pemberi kerja lebih memproteksi terhadap anak Marind OAP serta masyarakat nusantara yang lahir besar di wilayah setempat.
"Perusahaan atau badan usaha diharapkan mampu menyerap tenaga kerja produktif di Kabupaten Merauke untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Merauke," tegas Kleopas, dalam sela-sela kegiatan, Senin, (27/4/2026).
Kleopas menyebut, saat ini sebagian besar tenaga kerja yang sudah bekerja adalah tenaga kerja yang berasal dari luar Merauke, sementara orang asli Marind, atau masyarakat nusantara yang lahir besar di Merauke belum banyak yang terserap.
Baca Juga: Semarak HPN di Merauke Menghadirkan Expo SMK, Jobfair dan Beragam Giat Menarik
Disnakertrans terus melaksanakan pelatihan bagi pencari kerja dalam rangka meningkatkan skil agar dapat diterima di perusahan atau dipekerjakan di berbagai lowongan yang tersedia.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada