Berita Utama

Rakerda II dan HKG PKK ke 54 Digelar, PKK Merauke Perkuat Sinergi Bangun Keluarga Berkualitas

Merauke - Tim Penggerak PKK Kabupaten Merauke menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Hotel Halogen, Merauke, Jumat, (24/7/2026).

Rakerda mengusung tema "Keluarga Berdaya, Merauke Jaya: Sinergi Gerakan PKK dalam Pemberdayaan Keluarga sebagai Fondasi SDM Unggul dan Ekonomi Mandiri Menuju Merauke Sejahtera dan Indonesia Emas 2045."

Ketua Panitia, Ny. Hellianty Angela Suwono, mengatakan Rakerda menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan Gerakan PKK dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Merauke, sekaligus menyusun program kerja yang lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Menurutnya, Gerakan PKK berkomitmen menjalankan 10 Program Pokok PKK guna meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta ketahanan keluarga secara inovatif, adaptif, dan berkelanjutan. Program tersebut juga selaras dengan visi Kabupaten Merauke sebagai daerah yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan.

"Rakerda ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen seluruh jajaran Tim Penggerak PKK mulai dari tingkat kabupaten, distrik, hingga kampung dan kelurahan bersama pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK," ujarnya.

Ia menjelaskan, tujuan umum pelaksanaan Rakerda adalah meningkatkan dan memantapkan Gerakan PKK serta memperkuat kelembagaan PKK yang tertib administrasi. Sementara tujuan khususnya meliputi penyelarasan program kerja PKK di semua tingkatan dengan kebijakan pembangunan daerah, meningkatkan sinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan, menyusun program yang efektif dan terukur, serta memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, mandiri, dan sejahtera.

Rakerda II PKK Kabupaten Merauke berlangsung pada 24–25 Juli 2026 dan diikuti sekitar 160 peserta yang terdiri atas pengurus Tim Penggerak PKK tingkat kabupaten, distrik, kampung, dan kelurahan.

Selain Rakerda, kegiatan juga dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang mengusung tema "Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045."

Ketua TP PKK Kabupaten Merauke, Ny. Novi Gebze, membacakan sambutan tertulis Ketua Umum TP PKK, Ny. Tri Tito Karnavian. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa tema tersebut mengajak seluruh kader PKK untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

PKK diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita melalui pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran terbesar dalam membentuk karakter dan kualitas bangsa. Oleh karena itu, penguatan 10 Program Pokok PKK bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia.

Ketua Umum TP PKK juga mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar terus mendukung kemajuan Gerakan PKK, termasuk meningkatkan kapasitas kader sebagai agen perubahan dalam menyukseskan program pembangunan nasional.

Sementara itu, Bupati Merauke sekaligus Ketua Pembina TP PKK Kabupaten Merauke, Yoseph Bladib Gebze, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh kader PKK dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia mengatakan, sebagai ibu kota Provinsi Papua Selatan, Merauke tidak hanya menjalankan program pembangunan daerah, tetapi juga menjadi lokasi berbagai program strategis nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Beberapa program tersebut di antaranya Program Strategis Nasional (PSN), cetak sawah dan optimalisasi lahan, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta berbagai program nasional lainnya.

Menurut Yoseph, nilai-nilai dalam 10 Program Pokok PKK telah terangkum dalam Mars PKK yang memuat pendidikan anak, tata kehidupan keluarga, gotong royong, hingga kepedulian terhadap lingkungan. Karena itu, seluruh kader diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan agar PKK memberi perhatian terhadap sejumlah isu prioritas, seperti penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, dan peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, kader PKK harus memiliki pemahaman yang sama mengenai stunting sehingga dapat berperan aktif bersama Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan dan penanganannya.

Selain itu, ia menilai kemiskinan ekstrem berkaitan erat dengan rendahnya tingkat pendidikan masyarakat. Karena itu, PKK didorong untuk bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta berbagai organisasi perempuan guna meningkatkan angka partisipasi sekolah di Kabupaten Merauke.

Yoseph berharap seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak sehingga angka putus sekolah dapat ditekan.

Baca Juga: Fauzun Nihayah Ajak Semua Pihak Terus Meningkatkan Perlindungan Terhadap Anak

"Persoalan tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama agar tidak melahirkan generasi yang tertinggal dan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidupnya," tegasnya.(Get)