Merauke - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke telah menangani dan memadamkan sekitar 91 titik api di wilayah perkotaan Merauke. Kebakaran tersebut mayoritas terjadi pada lahan kering dan dipicu aktivitas pembakaran oleh masyarakat.
Kepala BPBD Kabupaten Merauke Romanus Sujatmiko mengatakan, jumlah titik api yang ditangani tersebut berdasarkan laporan dan permintaan masyarakat yang masuk kepada BPBD, khususnya untuk wilayah distrik Merauke dan kelurahan-kelurahan dalam kota.
“Yang sudah bisa kami padamkan kurang lebih 91 titik api yang berada di kelurahan-kelurahan dalam kota. Ini berdasarkan permintaan masyarakat,” ujarnya, Senin, (7/9/2026).

Ia menjelaskan, kebakaran lahan yang terjadi umumnya bermula dari aktivitas pembakaran sampah maupun lahan oleh masyarakat yang kemudian merambat ke area lain akibat kondisi rumput dan lahan yang kering.
Bahkan, kebakaran di sejumlah lokasi terjadi berulang kali. Salah satu kawasan yang cukup sering mengalami kebakaran berada di Kelurahan Muli.
“Kebakaran ini kalau kita lihat secara jujur memang masyarakat sendiri yang membakar. Mungkin mereka membakar sampah, kemudian merambat ke daerah lain. Bahkan terjadi berulang-ulang di tempat yang sama,” katanya.

Selain melakukan pemadaman, BPBD juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk mengingatkan orang tua agar mengawasi anak-anak yang bermain api.
Dalam sehari, BPBD bahkan dapat menerima tiga hingga empat laporan kebakaran dari masyarakat. Laporan tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk segera melakukan penanganan.
Kendati demikian, BPBD menegaskan tidak hanya menangani kebakaran yang terjadi di wilayah perkotaan. Setiap laporan yang dapat dijangkau akan tetap ditindaklanjuti, termasuk kebakaran di lahan perkebunan maupun persawahan apabila dinilai mengancam keselamatan masyarakat dan lingkungan.

“Kami tidak fokus hanya di daerah kota. Pokoknya ada panggilan atau pemberitahuan di mana pun, yang penting bisa kami jangkau, pasti kami datang membantu,” tegasnya.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Mulai Mengancam, BPBD Merauke Terima Permintaan Distribusi Air
Saat ini BPBD Kabupaten Merauke memiliki dua armada pemadam kebakaran yang digunakan untuk mendukung penanganan kebakaran.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada