Merauke - PT PLN (Persero) UP3 Merauke bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kab Merauke, Kab Boven dan Kab Mapi memperkuat kolaborasi dalam penyelarasan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui kegiatan verifikasi lapangan pelanggan listrik.
Program ini menjadi bagian penting dalam memastikan data sosial ekonomi masyarakat semakin akurat sehingga berbagai program bantuan pemerintah, termasuk subsidi listrik, dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran.
Verifikasi lapangan ini mencakup pencocokan ID pelanggan atau nomor meter listrik dengan identitas penghuni rumah, pendataan jumlah keluarga yang memanfaatkan listrik, pengambilan titik lokasi meter melalui geotagging, serta dokumentasi kondisi rumah atau bangunan tempat meter listrik terpasang.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Merauke, Heri Sutikno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan integrasi data antara PLN dan pemerintah dalam mendukung kebijakan sosial berbasis data.
“Melalui proses verifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa data pelanggan listrik dapat selaras dengan data sosial ekonomi nasional. Dengan data yang semakin akurat, subsidi listrik dan berbagai program bantuan pemerintah diharapkan dapat semakin tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Heri Sutikno, Jumat, (13/3/2026).
DTSEN merupakan sistem pendataan nasional yang memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat ke dalam 10 kelompok desil, mulai dari kelompok ekonomi paling rentan hingga kelompok yang lebih mampu. Data tersebut menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan penerima berbagai bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta subsidi energi.

PLN UP3 Merauke dan BPS Merauke dalam giat ground Chek Data Pelanggan PLN untuk pendataan keakuratan DTSN.
Heri menegaskan bahwa kolaborasi antara PLN dan BPS ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk memperkuat basis data nasional sekaligus meningkatkan efektivitas program kesejahteraan masyarakat.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik bagi masyarakat, tetapi juga turut mendukung kebijakan pembangunan nasional melalui penguatan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Di wilayah kerja PLN UP3 Merauke, verifikasi lapangan akan menjangkau 91.377 pelanggan yang tersebar di Kabupaten Merauke, Kabupaten Mappi, dan Kabupaten Boven Digoel.
Asisten Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Merauke, Anggara Kusuma, menjelaskan bahwa proses pendataan dilakukan oleh 35 petugas PLN dengan target sekitar 1.440 pelanggan setiap hari hingga akhir Agustus 2026.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan PLN agar tidak perlu khawatir dan dapat mendukung proses pendataan ini. Kerja sama masyarakat sangat penting agar proses verifikasi berjalan lancar dan data yang dihasilkan benar-benar akurat,” ujar Anggara.
PLN juga memastikan bahwa seluruh petugas yang melakukan verifikasi lapangan dilengkapi identitas resmi sehingga masyarakat dapat mengenali dan merasa aman selama proses pendataan berlangsung.
Baca Juga: BNPP Berikan Pemahaman Keamanan dan Keselamatan Hukum Perbatasan Perairan di Merauke
Melalui dukungan dan partisipasi aktif pelanggan, diharapkan proses verifikasi ini dapat memperkuat basis data nasional sehingga program bantuan sosial dan subsidi listrik di masa mendatang dapat semakin tepat sasaran serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada