Berita Utama

SMK Jadi Wadah Pembentuk Generasi Siap Kerja dan Ciptakan Lapangan Kerja

Merauke - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat dikatakan sebagai sekolah atau wadah untuk membentuk generasi siap kerja dan siap menciptakan lapangan kerja. 

Dukungan dan perhatian terus dilakukan Pemkab Merauke agar dari waktu ke waktu SMK di Merauke mampu mencetak generasi yang siap kerja atau menciptakan lapangan kerja sendiri. 

Pemkab melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkolaborasi dengan dinas terkait bersama perusahaan mengadakan kegiatan Expo SMK, jobfair dan rangkaian kegiatan lain dan telah digelar selama tiga hari di halaman kantor bupati setempat dalam rangka Semarakan Hari Pendidikan Nasional 2026. 

"Kita berharap SMK ini dari waktu ke waktu dapat menciptakan generasi yang siap kerja. Kalau mereka tidak bisa kerja mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri," ujar Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze saat menutup rangkaian kegiatan Semarak Hari Pendidikan Nasional, Rabu, (29/4/2026). 

Yoseph menyampaikan rasa bangganya bahwa ada siswa SMK Merauke sudah punya keahlian mengonversikan motor yang menggunakan BBM ke motor listrik. 

"Kalau ada SMK yang menghasilkan inovasi baru maka kita harus berikan penghargaan kepada mereka. Apresiasi kita berikan untuk sekolah yang menghadirkan keunggulan terbaik," katanya. 

Seakan memberikan tantangan bagi siswa SMK, ia minta jika ada yang bisa mengolah sampah dengan baik akan langsung dibuatkan MoU (Memorandum of Understanding) dengan Dinas Lingkungan Hidup. 

"Kalau ada sekolah yang bisa mengolah sampah dengan baik, kita akan MoU dengan Dinas Lingkungan Hidup," kata Yoseph. 

Ke depan, bupati harapkan Expo SMK jadi giat tahunan dan wajib diikuti semua sekolah guna lebih menghidupkan kembali pendidikan di daerah paling timur Indonesia. Sekaligus menyelaraskan seluruh program dan kegiatan daerah dengan visi besar presiden. 

"Satu hal yang penting dengan populasi Indonesia berada di urutan ke 4 dunia, kita mempersiapkan agar di tahun 2045 Indonesia tidak hanya unggul dalam jumlah tetapi unggul dalam SDM yang berkualitas, salah satunya perhatian di dunia pendidikan," kata Yoseph.

Untuk itu perlu ada beberapa hal yang harus diperhatikan, mulia dari tenaga guru, kurikulum, dan mutu pendidikan. Kualitas pendidikan gentasi bangsa di Merauke harus mampu dan bisa bersaing dengan daerah lain di Indonesia.

Kemudian menyiapkan anak agar bisa terjun ke dunia kerja. Sehingga dunia usaha diundang untuk memperkenalkan kesempatan kerja kepada anak-anak dalam jobfair yang sudah dilakukan dan nanti jadi giat rutin. Tujuannya siswa punya orientasi untuk masa depan. 

"Para guru dan insan pendidikan saya berharap dari waktu ke waktu kita perbaiki mutu pendidikan di Kabupaten Merauke. Kemudian angka partisipasi belajar akan kita tingkatkan. Karena orang yang memiliki pendidikan yang cukup dia akan terhindar dari kemiskinan."

Baca Juga: Kelompok Tani dan Peternak Merauke Dibekali Pelatihan Peningkatan Manajemen Usaha

"Saya ucapkan terimakasih kepada jajaran Dinas Pendidikan yang sudah menghasilkan ide yang luar biasa. Ini langkah yang akan terus kita lakukan. Ini menunjukan bahwa kita serius saling mendukung untuk membangun dunia pendidikan di Kabupaten Merauke. Kita harapkan orang mengenal Merauke karena keunggulannya selain pertanian tetapi juga ada pendiidkan," ucap bupati.(Get)