Berita Utama

52 Paskibraka Papua Selatan Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih pada 17 Agustus

Merauke - Sebanyak 52 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Papua Selatan tahun 2026 resmi dikukuhkan Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo di Gedung Negara Merauke, Sabtu (15/8/2026).

Ke-52 anggota Paskibraka tersebut merupakan hasil seleksi akhir setelah sebelumnya mengikuti rangkaian seleksi terhadap siswa-siswi SMA dari empat kabupaten di Papua Selatan, kemudian menjalani masa pemusatan latihan, pembimbingan dan pendampingan.

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, tidak seluruh calon anggota yang direkrut pada tahap awal kemudian ditetapkan sebagai anggota Paskibraka Provinsi Papua Selatan.

“Berdasarkan penilaian dari para instruktur dan para pelatih, tidak semua calon anggota Paskibraka yang kita rekrut itu ditetapkan menjadi anggota Paskibraka Provinsi Papua Selatan tahun 2026. Hanya calon-calon yang terseleksi dan terpilih yang hari ini kita tetapkan menjadi anggota Paskibraka resmi,” kata Apolo usai pengukuhan. 

Menurutnya, anggota yang telah dikukuhkan tersebut selanjutnya mendapat tugas utama untuk melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Apolo menilai tugas pengibaran bendera dengan jumlah pasukan yang besar bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan konsentrasi, kekompakan dan kerja sama tim yang baik agar seluruh rangkaian prosesi dapat berjalan sesuai dengan latihan.

“Dibutuhkan konsentrasi, dibutuhkan kekompakan, dan kerja sama tim yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, prosesi pengibaran Bendera Merah Putih menjadi salah satu bagian paling penting dalam keseluruhan pelaksanaan upacara. Bahkan, sekitar 75 persen dari total durasi waktu pelaksanaan upacara digunakan untuk prosesi pengibaran bendera.

Baca Juga: KRI Teluk Youtefa-522 Buka Kapal Gratis untuk Warga Merauke

Karena itu, Apolo meminta seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan menjalankan tugas sesuai prosedur, tahapan dan mekanisme yang telah dilatih selama masa pemusatan latihan.

“Kita harapkan pengibarannya dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur, tahapan, dan mekanisme yang sudah dilatih, dan upacaranya dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan sukses,” katanya.(Get)